Situs Resmi DPP IAEI - Contact Center 021-3840059
Tetap Terhubung Bersama IAEI di Media Sosial Facebook , TwitterInstagram dan Youtube Channel dengan tagar #EkonomiIslam

Peran Strategis KNKS dalam Pembangunan Pendidikan Ekonomi Syariah di Indonesia

Updated: Rabu 15 Maret 2017 - 11:03 Kategori: Ekonomi Syariah Posted by: mugni muhit

Sebagai wadah organisasi yang memiliki kewenangan dalam mengatur, mengelola dan mengembangkan, serta membenahi mutu pendidikan ekonomi syariah, Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) perlu melakukan pendekatan, observasi dan peninjauan langsung kondisi objektif Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia, khusunya yang membuka program  studi ekonomi syariah. Tentu saja dalam aksi tersebut, KNKS tidak dapat sendirian, harus bekerjasama dan saling mengkontruksi dengan instansi terkait, seperti Kementerian Perencanaan Pembangunan (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Kerjasama strtategis ini akan mempercepat gerakan aksi rehabilitasi pola dan model kurikulum prodi-prodi ekonomi syariah di Perguruan Tinggi.

Perguruan Tinggi adalah lembaga pendidikan yang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang memadai untuk terlibat dalam perumusan, perencanaan, dan pengembangan mutu pendidikan yang dibuat oleh pemerintah, termasuk juga oleh KNKS. Sebab bagaimanapun KNKS bagi perguruan tinggi adalah mitra kerja sekaligus mitra sejajar, khususnya perguruan tinggi yang membuka prodi ekonomi syariah. Sehingga ada komitmen bersama untuk merealisasikan program tersebut. Adalah suatu hal yang keliru, manakala para calon pelaku ekonomi syariah yang sesungguhnya tidak mendapatkan pengetahuan dan pemahaman yang memadai baik secara akademis maupun praktis. Sehingga lulusan perguruan tinggi ke depan akan menjadi sumber daya manusia (SDM) yang semakin bermutu dan berdaya saing dengan sector konvensional. Suka tidak suka, realitas di lapangan, ternyata SDM keuangan syariah khususnya perbankan banyak didominasi oleh SDM konvensional tidak oleh lulusan ekonomi syariah. Akibatnya, sarjana ekonomi syariah tidak terserap dengan baik pada industri keuangan syariah. Hal ini lagi-lagi disebabkan oleh mutu lulusan ekonomi syariah yang belum link and mach dan dianggap tidak selevel dengan lulusan ekonomi konvensional.

Ada beberapa peran penting KNKS dalam mengawal ekonomi syariah di Perguruan Tinggi, yaitu:

1. KNKS berperan sebagai koordinator sekaligus leader peningkatan mutu prodi ekonomi syariah;

2. KNKS sebagai agen of change bagi pembangunan kurikulum ekonomi syariah Perguruan Tinggi;

3. Animo dan kepercayaan (trass) masyarakat terhadap PT penyelengara prodi ekonomi syariah akan meningkat, seiring dengan keterlibatan KNKS;

4. Para user industri perbankan dan non perbankan akan PD dan yakin untuk merekrut tenaga kerja dan atau karyawan di lembaga keuangannya;

5. Semakin banyak lulusan ekonomi syariah yang diserap dan dipakai oleh lembaga-lembaga keuangan, maka akan mendorong pembangunan ekonomi negara Indonesia lebih maju lagi, khususnya pembangunan mutu ekonomi melalui pendidikan ekonomi syariah. 


Penulis : Mugni Muhit 



comments powered by Disqus