Situs Resmi DPP IAEI - Contact Center 021-3840059
[Call For Paper] Forum Riset Ekonomi dan Keuangan Syariah 2019 | Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta | INFORMASI FREKS 

Catatan Penting “The 3rd Islamic Development Bank Member Countries Sovereign Investmen Forum”

Updated: Thursday 20 April 2017 - 9:31 Kategori: Info Pilihan Posted by: Media IAEI

c-idb.jpg

IAEI, BALI -- Kementerian Keuangan dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero bersama Islamic Development Bank (IDB) pada tanggal 10-12 April 2017 di Nusa Dua Denpasar Bali menyelenggarakan “The 3rd Islamic Development Bank Member Countries Sovereign Investmen Forum” (IDB SIF). Acara ini merupakan forum pertemuan bagi Sovereign Wealth Fund (SWF) dari negara-negara anggota IDB. Sebagian besar SWF dikepalai oleh pejabat setingkat menteri yang bertujuan untuk mengekplorasi berbagai peluang investasi. Adanya forum ini diharapkan dapat memainkan peran penting dalam membantu negara-negara anggota IDB di bidang ekonomi terutama di bidang perdagangan dan investasi. Selain itu, pertemuan ini diharapkan dapat melahirkan kerjasama yang kuat dan investasi antar negara-negara muslim.

Forum ini secara khusus dibuka oleh Wakil Presiden Indonesia Bapak Muhammad Jusuf Kalla. Sebelumnya didahului dengan berbagai sambutan dari Gubernur Bali Bapak I Made Mangku Pastika, Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani Indrawati, dan Presiden IDB Group Dr. Bandar M.H. Hajjar. Direncanakan selama forum berlangsung akan diisi dengan berbagai diskusi panel yang menghadirkan beberapa pejabat setingkat menteri dan pimpinan institusi. Selain itu, sebagai side event diselenggarakan eksibisi dengan menampilkan sejumlah proyek pembangunan di Indonesia untuk mendorong minat investasi. Eksibisi tersebut antara lain didukung oleh Kementerian Keuangan, PT SMI, dan beberapa BUMN yang bergerak di bidang pembangunan infrastruktur.

Dalam sambutannya Wakil Presiden Jusuf Kalla memaparkan bahwa saat ini Pemerintah Indonesia tengah berfokus pada pentingnya pembangunan infrastruktur. Program yang dijalankan oleh Pemerintah ini bertujuan untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan infrastruktur di Indonesia lebih difokuskan untuk memberikan aksesibiltas yang dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Pengarusutamaan pembangunan infrastruktur tersebut tentu membutuhkan dana yang sangat banyak. Pemerintah mengajak berbagai pihak terutama BUMN dan sektor swasta ikut berpartisipasi. Penyelenggaraan forum IDB SIF di Indonesia ini juga bertujuan untuk membuka peluang investasi dari negara-negara anggota IDB sehingga lebih  berperan dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Wakil Presiden juga menegaskan bahwa kondisi ekonomi politik di Indonesia sangat aman untuk berinvestasi.

Menteri Keuangan dalam sambutannya menguatkan hal-hal yang telah disampaikan oleh Wakil Presiden bahwa kondisi fundamental ekonomi Indonesia sangat baik untuk berinvestasi. Sebagai negara muslim terbesar di dunia, Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar ke tiga diantara negara-negara anggota G-20 setelah China dan India. Dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kisaran 5,5% dan ditargetkan sebesar 5,2% pada tahun 2017. Trend inflasi Indonesia juga menunjukkan pergerakan yang cukup rendah yaitu pada kisaran 4,5%. Sedangkan investasi langsung yang masuk ke Indonesia menunjukkan trend yang meningkat seitar 20,8% per tahun. Dengan kondisi fundamental ekonomi yang bagus diharapkan dapat menarik perhatian SWF  dari negara-negara IDB untuk berinvestasi di Indonesia terutama untuk membantu memenuhi gap pembiayaan infrastruktur yang masih cukup lebar.

Sebagai penutup, Menteri Keuangan mengharapkan agar forum ini dapat memberikan manfaat dan solusi bukan hanya dalam hal pengembangan SWF tetapi juga memberikan manfaat dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran masyarakat muslim di seluruh dunia.


Ditulis oleh: Eri Hariyanto, Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan