Situs Resmi DPP IAEI - Contact Center 021-3840059
Tetap Terhubung Bersama IAEI di Media Sosial Facebook , TwitterInstagram dan Youtube Channel dengan tagar #EkonomiIslam

Indonesia Berada di Posisi Strategis Industri Halal Dunia

Updated: Senin 1 Oktober 2018 - 9:53 Kategori: Info Pilihan Posted by: Media IAEI

IAEI, BANDA ACEH – Indonesia diyakini berpeluang menjadi pasar produk halal terbesar di dunia sekaligus menjadi produsen produk halal.

“Indonesia berada di posisi strategis bagi halal superhighway link dalam global halal supply chain,” sebut Menteri PPN/Kepala Bappenas juga Ketua Umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Bambang Brodjonegoro dalam sambutannya pada Forum Riset Ekonomi dan Keuangan Syariah (FREKS) 2018 dengan tema “Mendorong Kontribusi Sektor Jasa Keuangan Syariah dalam Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat”, di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Selasa (18/9).

Data terkini mencatat ekspor produk halal Indonesia mengalami peningkatan sebesar 19,2% dibanding 2017 sehingga menjadi senilai US$29,7 miliar. Apabila perkembangannya terus didorong, Bambang yakin industri halal akan membuka peluang dan berpotensi menjadi pendorong pertumbuhan pasar keuangan syariah di masa yang akan datang.

Institusi keuangan syariah dapat berkontribusi mendorong industri halal di Indonesia. Perusahaan dan pengusaha industri halal membutuhkan pendanaan syariah untuk menjalankan bisnisnya. “Sehingga kehalalan produk yang diproduksi memang benar-benar sesuai syariah, baik dari bahan maupun instrumen keuangannya,” tambah Bambang yang juga Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Indonesia tersebut dalam acara tahunan IAEI ini.

Seperti diketahui, status halal suatu produk tidak hanya dilhat dari bahan penyusunnya, namun mencakup keseluruhan proses dalam penciptaan produk halal tersebut. Dengan demikian, institusi keuangan syariah dapat berperan dalam menyalurkan dananya kepada pelaku bisnis dalam industri halal, agar bisnis halal di Indonesia semakin berkembang.


Sumber