Situs Resmi DPP IAEI - Contact Center 021-3840059
SAKSIKAN "ECONOMIC CHALLENGES SPECIAL RAMADHAN" dengan tema "Menjawab Kebutuhan Hidup" Malam ini Selasa, 22 Mei 2018 Pukul 20.00 WIB  LIVE di Metro TV |Selengkapnya

IAEI dan Pegadaian Selenggarakan Seminar Akselerasi Inklusi Keuangan Syariah

Updated: Senin 4 Juni 2018 - 11:46 Kategori: Siaran Pers Posted by: Media IAEI

IAEI, JAKARTA - Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) bekerjasama dengan PT Pegadaian (Persero) melakukan akselerasi inklusi keuangan dan menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam pengembangan industri keuangan syariah melalui berbagai produk dan distribution channel di era ekonomi digital.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Sunarso dalam pernyataan resminya mengatakan dukungan dan keterlibatan mahasiswa dan akademisi sangat diperlukan agar industri keuangan syariah dapat tumbuh lebih cepat, berkelanjutan dan berdaya saing di era digital ekonomi sehingga dapat berperan dan berkontribusi lebih optimal dalam perekonomian nasional.

Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) bekerjasama dengan DPW DKI Jakarta dan PT Pegadaian (Persero) menyelenggarakan Seminar Nasional Ekonomi Islam dengan tema: “Pegadaian Syariah: Menuju Transformasi Bisnis melalui Distribution Channel dan Digitalisasi Ekonomi” yang dilaksanakan di Kampus Universitas Indonesia di Depok.

Menurut Sunarso, seminar ini penting untuk mengakselerasi pengembangan industri keuangan syariah, dan tidak dapat hanya mengandalkan pertumbuhan yang bersifat organik saja, tetapi membutuhkan peran masyarakat, khususnya anak muda/mahasiswa, pemerintah dan dunia usaha yang lebih besar lagi.

“Industri keuangan syariah nasional memiliki potensi yang begitu besar untuk terus tumbuh sehingga perannya semakin dirasakan dalam mendukung perekonomian Indonesia khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas,” ungkap Sunarso, Selasa (15/5).

Di tempat yang sama, Mustafa Edwin Nasution Ph.D yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina DPW IAEI DKI Jakarta mengatakan bahwa revolusi dari sisi supply akan menghadirkan perubahan di sisi bisnis. Hal ini yang harus disadari oleh industri Syariah agar bisa tetap berkembang.

Sebab menurutnya, Industri Syariah harus bisa berperan serta membantu pemerintah dalam mewujudkan Indonesia 4.0 yang diharapkan bisa membawa Indonesia menjadi negara 10 besar dunia pada tahun 2030.

"Kami mengharapkan IAEI bisa memajukan kualitas SDM ahli ekonomi Islam dan juga memberikan masukan kebijakan yang konstruktif kepada Pemerintah,” tutup Mustafa.


Sumber