Situs Resmi DPP IAEI - Contact Center 021-3840059
Tetap Terhubung Bersama IAEI di Media Sosial Facebook , TwitterInstagram dan Youtube Channel dengan tagar #EkonomiIslam

Tantangan Perkembangan Bank Islam di Rusia

Updated: Kamis 14 Agustus 2014 - 9:22 Kategori: Siaran Pers Posted by: Ricky Dwi Apriyono

IAEI - Hal tersulit untuk mengembangkan Perbankan Islam di Rusia adalah peraturan perbankan, terutama bunga. Dalam Ekonomi Islam, pinjaman tidak boleh dikenakan oleh Bunga, jelas  Madina Emirovna, Kepala Departemen Ekonomi Dewan Mufti Rusia dan Anggota Dewan Koordinasi Ahli Keuangan Islam Rusia.

Karena Perbankan Islam  tidak memperbolehkan pinjaman sebagai sumber keuntungan, maka hanya fokus terhadap dua area yaitu investasi langsung (Mudharabah dan Musyarakah) dan Perdagangan (Murabahah). Bagaimanapun, hukum Rusia membatasi hak Bank untuk memiliki kepemilikan saham dan terlibat dalam perdagangan, inilah yang membuat tantangan untuk Perbankan Islam di Negara ini.

"Untuk mengatasi pembatasan ini, entitas ditetapkan bukan sebagai bank tetapi sebagai bentuk hukum lainnya seperti Kemitraan, Perusahaan Dagang, masyarakat konsumen,dll, yang mempunyai fungsi seperti Perbankan Islam", ujar Kalimullina.

Kalimullina menambahkan, agar bisa beroperasi penuh, entitas ini harus bisa menyediakan pelayanan kas, settlement services dan kegiatan perbankan lainnya. Hal inilah yang menjadi isu dalam pembuatan kerangkan hukum untuk Perbankan Islam di Rusia.

Selain susahnya sektor hukum di Rusia, Perbankan Islam juga harus sepakat dengan tambahan pajak dalam pembiayaan. Bank biasa (konvensional) dibebaskan dari PPn pada pembiayaannya, sedangkan Lembaga Keuangan Islam harus menanggung pajak tambahan karena menjual dan membeli aset.

"Dibawah payung syariah, seseorang tidak dapat menjual barang yang bukan miliknya. Jika perusahaan membutuhkan uang untuk membeli perlengkapan, bank membelikan perlengkapan yang dibutuhkan dan menjualnya dengan keuntungan", jelas Maadinovich Maadinov, Manajer Masrah Financial House. Di Negara Barat, terdapat pajak khusus yang diberikan untuk transaksi seperti ini.