Situs Resmi DPP IAEI - Contact Center 021-3840059
Tetap Terhubung Bersama IAEI di Media Sosial Facebook , TwitterInstagram dan Youtube Channel dengan tagar #EkonomiIslam

IBB : 81% Muslim di Inggris akan menggunakan Keuangan Islam

Updated: Monday 3 March 2014 - 12:12 Kategori: Umum Posted by: Ricky Dwi Apriyono

IAEI - Islamic Bank of Britain (IBB) telah mengungkapkan survei nasional pertama untuk melihat pemahaman dan sikap masyarakat Inggris terhadap keuangan islam.

Survei ini dilakukan oleh perusahaan riset independen yaitu 2Europe atas nama IBB pada Agustus 2013 melalui wawancara telepon. 300 konsumen Muslim dan Non-Muslim Inggris menjadi responden, dua per tiga dari seluruh responden (yaitu 200) adalah Muslim dan sepertiga dari semua responden adalah kombinasi antara konsumen IBB yang Muslim dan Non-Muslim.

Seperti dilansir di CPI Financial , sebagai bagian dari survei, IBB menanyakan kepada korespondensi muslim mengenai seberapa banyak mereka menerapkan sistem islam dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu bagian dari pertanyaan tersebut sebagai indikator pengaruh produk keuangan syariah seperti tabungan terhadap iman atau kepercayaan mereka. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar orang Inggris (dewasa) telah mempraktekkan iman mereka sebagai berikut:

  • 94% tidak meminum minuman beralkohol
  • 91% memakan makanan Halal dan selalu melihat label bumbu
  • 90% membayar zakat tiap tahunnya dan juga memastikan terhadap penerima yang paling layak. Mereka juga membayar Shadaqah sepanjang tahun
  • 89% telah merencanakan pergi Haji dan Umroh dalam waktu dekat
  • 84% berpuasa Ramadhan
  • 68% sholat lima waktu setiap hari
  • 56% memelihara jenggot dan memakai jilbab karena keimanan
  • 29% aktivis organisasi Muslim di daerahnya 
Penelitian ini juga mengindentifikasi bagaimana tingkat penggunaan produk keuangan islam. Menurut temuan, 9% responden Muslim secara eksklusif menggunakan keuangan syariah-compliant, 27% menggunakan keuangan islam dan konvensional dan 64% saat ini tidak menggunakan produk keuangan islam sama sekali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% dari Muslim yang tidak menggunakan produk keuangan islam saat ini akan merencanakan untuk menggunakannya di masa depan, sehingga kemungkinan akan menambah 45% konsumen produk keuangan islam di masa depan. Jadi jika digabung ada 81% dari Muslim yang menggunakan produk keuangan islam saat ini dan yang baru berencana meggunakannya.

Survei ini menunjukkan bahwa banyak Muslim saat ini yang tidak memahami keuangan islam sepenuhnya, seperti keuangan islam dapat menghindari sesuatu yang dilarang Islam yaitu bunga. IBB memperkirakana bahwa ada sekitar satu juta muslim Inggris (dewasa) yang membutuhkan tabungan dan pembiayaan rumah yang juga cenderung ke arah keuangan syariah-compliant.

"IBB telah lama dianggap sebagai pelopor perbankan ritel syariah-compliant. Oleh karena itu, sepatutnya Bank menandai ulang tahun ke-10 nya dengan mengungkapkan temuan-temuan dari survei pertama di Inggris dalam sikap konsumen Inggris pada Keuangan Islam", ujar Sultan Choudhury (Managing Director of Islamic Bank of Britain).

Chodhury melanjutkan, "Hasilnya menunjukan bahwa Muslim di Inggris telah menerapkan kepercayaan mereka di level yang tinggi, ada orang sholeh dengan jumlah yang besar yang belum berkomitmen terhadap aspek penting dari iman mereka. Ini mungkin bahwa mereka tidak sepenuhnya memahami pentingnya keuangan islam terhadap kehidupan mereka. Hal yang perlu dilakukan lebih lanjut oleh IBB dan Industri Keuangan Islam pada umumnya adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai hal yang telah diungkapkan diatas."

"Kita juga perlu untuk terus memastikan bahwa produk kami sama menariknya dengan produk keuangan konvensional. Selama 10 dari 12 bulan pada tahun 2013, banyak non-Muslim yang datang ke IBB.", ujar Chodhury.